Sendiri tak mengerti. Apalagi harus mengerti. Inilah kenyataan yang tak berujung. Sampai kapan kah keegoisan ini membuat lari orang yang tulus memberi cinta.
Kasih sayang seolah terabaikan padahal sendiri sangat membutuhkannya.
Sebagian orang menganggap cinta itu adalah pembangkit segalanya. Yang lemah menjadi kuat, gelap pun seolah terang, bahkan kuat pun menjadi sakit. Itulah dahsyatnya cinta. Tapi tidak bagi sendiri, sendiri merasa bahwa cinta hanya untuk sendiri saja tidak memperdulikan orang yang dengan tulus mencintai sendiri.
Itulah sendiri. Sendiri dengan segala keterbatasan diri membuat sendiri lupa bahwasannya ada hak cinta untuk dia. Hak menyayanginya mengasihinya dan memperlakukannya layaknya pecinta.
Maafkan sendiri. Dia perlu bahagia, dia perlu pecinta untuk membuat hidupnya penuh cinta. Jangan halangi cintanya! Lepaskanlah dan segera sadari sesungguhnya harga untuk satu cinta itu mahal. Dia rela mengorbankan cintanya untuk sendiri tapi sendiri tak pernah memahaminya dan bahkan melihatnya hanya dengan sebelah mata. Lepaskanlah sendiri!
#salam perdamaian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar