Kosant ganda mekar.
Lantai atas tempat kami saling menatap wajah satu sama lain. Setelah itu pasti ada kata "darimana aja?" "keman aja" atau juga "baru balik?" yang paling konyol "masih musim kuliah" itulah kalimat-kalimat lantai atas ganda mekar.
Lantai atas tempat kami saling menatap wajah satu sama lain. Setelah itu pasti ada kata "darimana aja?" "keman aja" atau juga "baru balik?" yang paling konyol "masih musim kuliah" itulah kalimat-kalimat lantai atas ganda mekar.
Lantai atas terdiri dari tujuh petak kamar yang berukuran tidak terlalu besar tidak juga terlalu kecil. Ya ampun tapi MAHAL. Sekali lagi MAHAL! Tapi kami tetep membayarnya karena kami "butuh tempat tinggal"
Setiap kamar punya cerita masing-masing yang tidak bisa aku tuliskan satu-persatu. dari mereka aku bisa menemukan hal baru pelajaran baru dan pengalaman baru. Pokoknya seru. Serunya gak pake banget. Karena biasa aja.
Tujuh orang dengan latar belakang berbeda membuat hidup kami penuh warna. Tapi bukan "merah kuning hijau" apalagi di langit yang biru.
Setiap kamar punya cerita masing-masing yang tidak bisa aku tuliskan satu-persatu. dari mereka aku bisa menemukan hal baru pelajaran baru dan pengalaman baru. Pokoknya seru. Serunya gak pake banget. Karena biasa aja.
Tujuh orang dengan latar belakang berbeda membuat hidup kami penuh warna. Tapi bukan "merah kuning hijau" apalagi di langit yang biru.
Ada kekonyolan yang tidak bisa aku lukiskan atau aku rangkai dengan kata-kata, bagi kami kekonyolan itu pengobat penat hari-hari kami yang diserbu dengan berbagai macam tugas kuliah. Apalagi kamar no 7, 1, 6 dan 2 mereka sibuk dengan skripsi mereka. Maklum mahasiswa "kolot".
Selain itu, lantai atas juga sering dikunjungi dua makhluk ciptaan Tuhan paling sexi. Katanya. Dia adalah Nurull Asih. lebay banget dabel "L". Its oke no problem. Kemudian Rinah R. M. Bagi penulis dia itu cewe "hati-hati" kapan pun dalam kondisi apapun dia selalu bilang "hati-hati". Itulah sekilas tentang makhluk Tuhan paling sexi.
Sebenernya masih banyak lagi hal-hal lainnya tapi aku males ngetinya. Suka banyak salahnya. Salah hapus lagi salah lagi hapus lagi. Maklum ngetiknya di HP.
Aku ucapkan terimakasih pada kalian karena telah menjadi bagian dalam perjalanan hidup ku. Terutama kepada Riyanul Hakim. Dia sahabat ku. Ada banyak hal yang aku pelajari darinya yaitu kesabaran. Sekali lagi terimakasih.
#salam perdamaian