Kamis, 05 November 2015

Ini tulisan ku

Kosant ganda mekar.
Lantai atas tempat kami saling menatap wajah satu sama lain. Setelah itu pasti ada kata "darimana aja?" "keman aja" atau juga "baru balik?" yang paling konyol "masih musim kuliah" itulah kalimat-kalimat lantai atas ganda mekar.
Lantai atas terdiri dari tujuh petak kamar yang berukuran tidak terlalu besar tidak juga terlalu kecil. Ya ampun tapi MAHAL. Sekali lagi MAHAL! Tapi kami tetep membayarnya karena kami "butuh tempat tinggal"
Setiap kamar punya cerita masing-masing yang tidak bisa aku tuliskan satu-persatu. dari mereka aku bisa menemukan hal baru pelajaran baru dan pengalaman baru. Pokoknya seru. Serunya gak pake banget. Karena biasa aja.
Tujuh orang dengan latar belakang berbeda membuat hidup kami penuh warna. Tapi bukan "merah kuning hijau" apalagi di langit yang biru.
Ada kekonyolan yang tidak bisa aku lukiskan atau aku rangkai dengan kata-kata, bagi kami kekonyolan itu pengobat penat hari-hari kami yang diserbu dengan berbagai macam tugas kuliah. Apalagi  kamar no 7, 1, 6 dan 2 mereka sibuk dengan skripsi mereka. Maklum mahasiswa "kolot".
Selain itu, lantai atas juga sering dikunjungi dua makhluk ciptaan Tuhan paling sexi. Katanya. Dia adalah Nurull Asih. lebay banget dabel "L". Its oke no problem. Kemudian Rinah R. M. Bagi penulis dia itu cewe "hati-hati" kapan pun dalam kondisi apapun dia selalu bilang "hati-hati". Itulah sekilas tentang makhluk Tuhan paling sexi.
Sebenernya masih banyak lagi hal-hal lainnya tapi aku males ngetinya. Suka banyak salahnya. Salah hapus lagi salah lagi hapus lagi. Maklum ngetiknya di HP.
Aku ucapkan terimakasih pada kalian karena telah menjadi bagian dalam perjalanan hidup ku. Terutama kepada Riyanul Hakim. Dia sahabat ku. Ada banyak hal yang aku pelajari darinya yaitu kesabaran. Sekali lagi terimakasih.
#salam perdamaian

Sabtu, 31 Oktober 2015

Ada hal yang gak perlu untuk dikatakan

Sendiri tak mengerti. Apalagi harus mengerti. Inilah kenyataan yang tak berujung. Sampai kapan kah keegoisan ini membuat lari orang yang tulus memberi cinta.
Kasih sayang seolah terabaikan padahal sendiri sangat membutuhkannya.
Sebagian orang menganggap cinta itu adalah pembangkit segalanya. Yang lemah menjadi kuat, gelap pun seolah terang, bahkan kuat pun menjadi sakit. Itulah dahsyatnya cinta. Tapi tidak bagi sendiri, sendiri merasa bahwa cinta hanya untuk sendiri saja tidak memperdulikan orang yang dengan tulus mencintai sendiri.
Itulah sendiri. Sendiri dengan segala keterbatasan diri membuat sendiri lupa bahwasannya ada hak cinta untuk dia. Hak menyayanginya mengasihinya dan memperlakukannya layaknya pecinta.
Maafkan sendiri. Dia perlu bahagia, dia perlu pecinta untuk membuat hidupnya penuh cinta. Jangan halangi cintanya! Lepaskanlah dan segera sadari sesungguhnya harga untuk satu cinta itu mahal. Dia rela mengorbankan cintanya untuk sendiri tapi sendiri tak pernah memahaminya dan bahkan melihatnya hanya dengan sebelah mata. Lepaskanlah sendiri!

#salam perdamaian

Rabu, 21 Oktober 2015

Cewek kuat itu tambah disayang


Setiap orang tentunya berbeda-beda. Karena tidak mungkin kepala yang satu dengan yang lainnya mempunyai pemikiran yang sama. Begitupun dengan anda. Setuju yah. Terserah kalau kamu tidak setuju. Gak akan rugi saya. :D
Kalian tentunya mempunyai pandangan yang berbeda dalam hal mencintai dan dicintai. Kedua hal tersebut tentunya membuat hidup anda akan lebih berarti. Apalagi kalau sudah halal. Belum halal ajah udah indah. Setuju?
Terserah lu ah kalau gak setujumah.
Kalau masalah mencintai dan dicintai penulis serahkan semuanya pada anda. Karena anda-anda lah yang merasakannya. Saya tidak bisa bilang "batasi lah dalam pacaran" karena tentunya anda sendiri telah paham dan tahu serta bisa pula membedakan mana yang buruk dan mana yang baik. Lu kan udah gede. Jadi lu pasti tahu lah.

Ada hal yang harus perlu lu tahu wahai para cewek-cewek. Laki-laki itu paling tidak suka dengan cewek yang cengeng apalagi sampai mengeluhkan hal-hal yang menurut cowok itu tidak penting. Hal tersebut diantaranya:
1. Mengeluh mengenai permasalah. Apapun permasalahannya. Bagaimanapun jenisnya. Hal tersebut tuh selalu membuat laki-laki bingung. Walaupun tidak semuanya sih. Ada juga kok cowok yang suka ngasih masukan dan solusi. Rumpi kali ah.:D
Hal tersebut tuh kesannya kayak cewek yang lemah. Apalagi sampai nangis-nangis. Kecuali ada hal-hal tertentu.

Cewek yang bisa menyelesaikan permasalahannya dengan mandiri itu keren loh. Itu tuh membuat cowok berfikir dua kali untuk ninggalin dia. Cowok tuh pengennya mempunyai cewek/pacar yang mandiri. Nggak sok-sokan pengen terlihat lemah dan pengen terlihat rapuh. Gak penting tau nggak sih.
Hadapi masalah kamu dengan cara mu sendiri. Tanpa ada bantuan dari siapapun. Kecuali permasalahan yang mengharuskan orang lain ikut campur. Kebakaran rumah mungkin. :D Boleh ngeluh boleh pusing boleh juga lemah. Karena ada titik dimana kita merasa tidak sanggup lagi. Jangan bodoh dong. Buka hati dan pikiran mu. Kembalikan semuanya Pada Allah. Karena Dialah sebaik-baiknya tempat untuk kembali.

Oke. Hanya itu yang bisa saya tulis. Maaf kalau ada salah pengetikan karena saya ngetiknya di hp. Kalau ada yang lainnya lagi silahkan tambahkan.

#salam perdamaian.

Minggu, 18 Oktober 2015

Kenapa aku pacaran?

Menasehati itu hal yang sangat mulia. Yang jadi pertanyaan adalah orang yang menasehati itu konsisten gak dengan apa yang diucapkannya? Setidaknya dia sudah menasehati anda. Ambillah yang baiknya.

Oke. Kita saling menasehati. Kita sepakati itu. Asalkan jangan ngerasa jadi orang yang paling bener saja. Jika itu ada pada diri anda sebaiknya urungkan kembali niat anda untuk menasehati. Karena nantinya bukan orang lain yang akan anda nasehati malahan nasehat anda untuk anda.

Kejadian loh. Kenapa begitu? Kok bisa begitu?
Namanya juga manusia. Tidak ada di dunia ini manusia yang luput dari yang namanya salah dan khilap. Sepakat yah. Mungkin saja khilap. Kita coba husnudzhan ajalah.

Yang menasehati kok jauh lebih aneh dari yang dinasehati.
Kita sepakatin lagi. Mungkin dia lupa kalau pernah menasehati.
Akhirnya malu sendiri kan.

Intinya ayo sama-sama kita saling mengingatkan asalkan kita jangan merasa kalau kita itu paling bener.
Kalau bisa dan memungkinkan yang paling bagus itu menasehati dengan contoh. itu baru dua jempol.

Kita sepakat yah. "Dalam Islam tidak ada yang namanya pacaran" lihat deh Al-Isra':32
Aku gak munafik loh. Walaupun aku tahu jelas bahwa yang namanya pacaran adalah hal tidak seharusnya dipraktekan. Emang bener. Sangat susah menegakkan jalan kebenaran. Segalanya butuh proses dan waktu. Termasuk aku.
Yang lucu adalah. Orang yang mengatakan "pacaran itu tidak ada di Islam". Oke ngerti. Lanjut lagi dia "mendingan gak usah pacaran karena pacaran mendekatkan kita ke jurang keburukan" sangat luar biasanya dia. Aku angkat jempol satu. Lanjut lagi dia "ingin nikah sajalah gak mau pacaran" tambah kagum kan aku. Salut deh sama orang yang kayak gituh. Dua jempol aku angkat.

Bummm.....bumm.....bummm ( selang beberapa bulan)
Lah. Loh. Nah loh. Kok dia malah pacaran. Ketawa kan jadinya. Tanda tanya besar muter-muter di atas kepala ku. Sekali lagi tanda tanya yah bukan bintang.

Sepandai-pandainya menyembunyikan bangkai pasti akan tercium juga baunya. Itulah kalimat yang tepat untuk dikatakan. Ketawa semakin ngakak.
Gilee.........pacarannya jauh diatas rata-rata. Tepak jidat.
Aslinya. Sampe gak percaya. Geleng-geleng kepala.

Oke. Sekali lagi itulah manusia biasa. Terkadang ada waktu dan saatnya apa yang ia katakan tidak sesuai dengan apa yang ia lakukan.
Setiap orang tentunya memiliki sudut pandang yang berbeda memaknai tentang arti "pacaran". Siapapun kamu yang sekarang lagi pacaran. Itu hak kamu. Termasuk aku. Kamu lah yang mengerti kamu. Termasuk aku. Kamu lah yang paham kamu. Termasuk aku. Tuhan mu telah menyipkan dua tempat. Pilihan ada ditangan mu.

#salam perdamaian

Sabtu, 17 Oktober 2015

MALU DONG!KENAPA ETIKA ITU PERLU?

PENDAHULUAN
Birokrasi adalah suatu kekuasaan yang berada pada orang-orang dibelakang meja. Kenapa demikian? Karena mereka layak untuk berada disana. Pada dasarnya masyarakat itu tergantung dan bahkan sangat bergantung pada orang-orang yang berada di belakang meja. Kenapa? Jawabannya hanya satu, yaitu “BUTUH” Tuntutan kebutuhan itulah yang mengharuskan mereka rela melakukan apa pun.
Pada prisipnya orang hebat itu akan mendedikasikan dirinya demi kepuasan orang-orang disekitarnya. Mereka akan merasa bahwa kehadiran mereka itu akan mengurangi beban yang ditimpa oleh orang disekitarnya. Tapi kenyataannya, di negara tercinta kita Indonesia kebanyakan orang hebat itu hanya bisa menghebatkan dirinya dan orang-orang yang dikenalnya.
Mengutip catatan guru besar ilmu politik Universitas Airlangga, Ramlan Surbakti, mengenai fenomena birokrasi di Indonesia, kewenangan besar dimiliki birokrat sehingga hampir semua aspek kehidupan masyarakat ditangani birokrasi. Dan akhirnya itu menonjolkan peran birokrasi sebagai pembuat kebijakan daripada pelaksana kebijakan. Lebih bersifat menguasai daripada melayani masyarakat. Akhirnya wajar, jika kemudian birokrasi lebih dianggap sebagai sumber masalah atau beban masyarakat daripada sumber solusi bagi masalah yang dihadapi masyarakat.

PEMBAHASAN
Apa sih sebenarnya birokrasi itu? Birokrasi adalah suatu prosedur yang efektif dan efisien, yang didasari oleh teori dan aturan yang berlaku serta memiliki spesialisasi sesuai tujuan yang telah disepakati dalam sebuah organiasasi / instansi / lembaga berada.
Dibawah ini ada bebarapa defini birokrasi menurut para ahli diantaranya:
Menurut Bintoro Tjokroamidjojo (1994), birokrasi dimaksudkan untuk mengorganisasikan secara teratur suatu pekerjaan yang harus dilakukan oleh orang banyak. Dengan demikian, tujuan dari adanya birokrasi agar pekerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan tororganisasi. Bagaimana suatu pekerjaan yang banyak jumlahnya harus diselesaikan oleh banyak orang sehingga tidak terjadi tumpang tindih di dalam penyelesaiannya, itulah yang menjadi tugas dari birokrasi.
Blau dan Page (1956) mengemukakan birokrasi sebagai tipe dari suatu organisasi yang dimaksudkan untuk mencapai tugas-tugas administrative yang besar dengan cara mengoordinasikan secara sistematis (teratur) pekerjaan dari banyak orang. Jadi, menerut Blau dan Fage, birokrasi justru untuk melaksanakan prinsip-prinsip organisasi yang ditujukan untuk meningkatkan efisensi adminstratif, meskipun kadang dalam pelaksanaannya birokratisasi sering mengakibatkan adanya ketidakefisienan.
Berdasarkan dua definisi tersebut, sangat lah jelas kalau sebenarnya birokrasi mempunyai peranan penting selain menjalankan tugas negara juga menyelenggarakan kepentingan masyarakat. Tapi kenyataan yang terjadi di negara tercinta kita Indonesia birokrasi itu tidak seindah namanya. Kenapa? Karena prinsip-prinsip tersebut tidak didasarkan “ETIKA” dalam pelaksanaannya. Inilah salah satu etika yang harus dipahami oleh setiap birokrat “Demikian pula dengan jabatan, dalam organisasi apapun termasuk organisai pemerintah, jabatan tidak bisa dilepaskan dari peran pejabat dalam organisasi tersebut. Oleh karena itu setiap pejabat dalam organisasi pemerintah mulai dari level eselon IV, eselon III sampai dengan eselon I tentu terikat pada hal-hal yang berkaitan dengan apa yang seharusnya dilakukan dan apa yang seharusnya tidak dilakukan sesuai dengan posisi jabatannya. 
Pada umumnya penyusunan kode etik tersebut didasarkan atas empat pertimbangan diantaranya:
Profesionalisme
Keahlian khusus yang dimiliki oleh seseorang, baik yang diperolehnya melalui pendidikan formal. Serta dari kompetensi mengerjakan sesuatu.
Akuntabilitas
Kesanggupan sesorang untuk mempertanggungjawabkan pekerjaannya berkaitan dengan profesi serta perannya sehingga ia dapat dipercaya.
Menjaga kerahasiaan
Memelihara kepercayaan dengan bersikap hati-hati dalam memberikan informasi.
Indepedensi
Sikap netral, tidak memihak, menyadari batasan-batasan dalam mengungkapkan sesuatu merupakan salah satu pertimbangan kode etik.
Dengan penerapan kode etik dan sangsi yang tegas, pada setiap pribadi birokrat, maka kepercayaan dan kepuasan masyarakat akan tumbuh kembali. Kenyataannya diera modern sekarang ini masyarakat sudah tidak percaya lagi dengan yang namanya “BIROKRASI”. Melihat kenyataan penyelesaian permasalahan diantaranya, harus membayar biaya mahal, ketidakpastian waktu, ketidakpastian biaya, dan ketidakpastian siapa yang bertanggungjawab.
Dengan sangsi yang jelas dan tegas, maka tidak akan ada lagi penyalahgunaan tugas, terhindar dari berbagai macam pelanggaran, dan tercitpa budaya birokrasi yang bebas dan bersih dari KKN. Karena sejatinya, masyarakat luas sangat mendambakan adanya kejelasan dan kepastian dalam setiap masalah yang memerlukan penyelasaian, dan menginginkan pelayanan yang konsisten dan wajar.
Pada akhrinyanya etika birokrasi ini merupakan jembatan antara kepuasaan masyarakat dan terciptanya good government. Pasca reformasi ini Indonesia merindukan dan mendambakan kinerja serta peran birokrat agar lebih bersih, efektif, kompeten dan melayani. Semua itu akan terwujud apabila ada kesinambungan antara pikiran, kenyataan, dan pribadi yang berlandaskan ketuhanan yang maha Esa. Kalau para birokrat menyadari dan memahami akan Tuhan, mereka akan bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat. Dan pendidikan etika merupakan hal yang paling penting dalam membina karakter para birokrat.

KESIMPULAN
Birokrat merupakan abdi negara dan pelayanan bagi masyarakat. Ketika setiap pola dan tindakan mereka tidak didasarkan pada ETIKA, maka Indonesia bagaikan pungguk merindukan bulan.

DAFTAR PUSTAKA
Anggara Sahya, 2012. Ilmu  Administrasi Negara. Bandung: Pustaka Setia
Anggara Sahya, 2012. Perbandingan Administrasi Negara. Bandung: Pustaka Setia

Jumat, 16 Oktober 2015

AKU DAN TUHAN

AKU DAN TUHAN

Bukan ini yang aku mau. Bukan ini juga yang aku inginkan. Takdir lah yang memilihkannya untuk ku. Agar aku menjadi orang yang lebih kuat dan bijaksana. Tuhan itu sayang pada hamba-Nya. Aku percaya akan hal itu. Sangat tidak mungkin kalau Tuhan membiarkan hamba-Nya dalam keadaan tak semestinya.
Seandainya Tuhan membiarkan ku, mungkin saat ini aku tidak akan merasakan nikmat-Nya. Itulah yang menjadi alasan kenapa aku harus bersikap Husnudzhan pada-Nya. Karena bagi-Nya mungkin aku ini hamba yang ingin Ia lihat agar selalu menadahkan tangan meminta dan memohon ampunan pada-Nya.
Tuhan masih memberikan kesempatan kendatipun aku masih melakukan kesalahan yang sama. Kenapa tuhan begitu baik pada ku? Apa Ia tidak kecewa melihat ciptaan-Nya melakukan hal yang bodoh? Itulah Maha bijaksana Tuhan. Dalam keadaan apapun ia masih menerima taubat dan memberikan ampunan pada setiap insan yang melakukan kesalahan.
Saat aku mulai sadari kalau aku bukan siapa-siapa di dunia ini. Aku hanyalah sehelai daun kering yang masih menempel di tangkainya, kapan pun angin akan menghempaskannya. Selagi aku masih punya kekuatan dan mampu berdiri aku akan selalu berpegang erat. Itulah aku yang kini sedang dalam keadaan dilema. Kini aku tak mampu lagi membedakan mana ampunan Tuhan dan mana kutukan-Nya. Aku hanya bisa meratapi kesalahan yang selalu aku perbuat. Kenapa tuhan gak istiqomahkan saja aku. Mungkin aku akan menjadi apa yang Ia mau.
Sudah lah. Ini adalah hidup ku dan aku harus belajar menerima kalau sebenarnya Tuhan tak mungkin melepaskan genggaman-Nya. Aku harus bisa menyadari kalau aku adalah yang terbaik yang Tuhan ciptakan. Aku adalah yang paling beruntung yang Ia ciptakan. Tapi kenapa aku masih tak menyadari hal itu? Bodoh!
Kadang keanehan ku muncul pada Tuhan. Tuhan itu kemana? Apakah Tuhan itu adil? jawaban HATI adalah HATI. Yah Tuhan itu HATI. Subtasnsi itu berpengaruh terhadap jalan hidup yang Tuhan rancang. Kalau substansi itu benar maka jalan terbuka menuju kebenaran. Kalau substansi itu buruk maka jalan kebenaran akan tertutup rapat.
Kadang aku sendiri berpikir, kenapa Tuhan menghidupkan ku? kalau kenyataannya Ia limpahkan keburukan pada ku. Bukan kah ia Tuhan? Yang maha Tahu apa yang akan aku lakukan. Kenapa Ia tak coba untuk hentikan aku? Dimana Tuhan?
Lagi-lagi HATI. Apakah hati mu sudah siap menyimpan nama Tuhan? TIDAK! Lantas kenapa kamu meminta Tuhan untuk menyimpan namamu? Aku hanya mempunyai dua pilihan. BAIK dan BURUK. Jalan mana yang harus aku pilih? Kebenaran memang hal yang agung dan mulia. Tapi keburukan juga merupakan hal yang istimewa. Kamu benar karena tahu keburukan. Kamu buruk pun masih punya sisi kebenaran. Orang benar memang sudah tertata, sedangkan orang buruk masih menata. Hidup, mati, dan hidup lagi tergantung dari bagaimana kamu menempatkan kebenaran dan keburukan.
Yang buruk memang sudah jelas buruk. Yang lebih buruk justru mereka yang benar, tapi tak mampu menyelipkan kebenaran dalam keburukannya. Aku ini apa? Aku hanya menata kebenaran tapi merancang keburukan. Bagaimana Tuhan akan memahami mu kalau kamu sendiri tak memahami apa yang Tuhan inginkan dari mu.
Jangan bodoh! Cobalah sedikit untuk pintar. Bukan mereka yang ahli mesin. Bukan juga mereka yang ahli teknologi. Cobalah pintar untuk belajar menghitung. Berapa JUTA nikmat yang Tuhan berikan padamu? Adakah orang yang ahli menghitung mampu menghitungnya?? Bukalah substansi (hati) mu. Keistimewaan terletak pada mereka yang mampu mengimbangi keburukan dengan kebenarannya. Artinya, orang tersebut terus mencoba membenarkan apa yang seharusnya benar. Bukan hanya menyalahkan Dzat-Nya. Janganlah kamu mencoba mencari Tuhan, karena kamu akan meminta dan mencari kebenaran Tuhan. Lihat lah dirimu sekarang! Apa yang kamu berikan pada Tuhan?

KITA

Kita itu satu
Kita itu hebat
Kita itu kuat
Kita itu perkasa
Kita itu kita
Karena kita INDONESIA.

Kita beragama
Kita juga berbudaya
Tapi kita tetap satu
Satu INDONESIA

Kita kaya dengan limpahan sumber daya alamnya
Kita bangga dengan suku, budaya, dan rasnya
Kita punya beribu pulau diatasnya.
Itu semua menjadi satu dalam bingkaian indah BHINEKA TUNGGAL IKA dan dibentengi dengan PANCASILA dan UUD 1945nya.
Hanya satu yang belum kita punya, yaitu sosok pemimpin yang arip dan bijaksana.

Wahai kita yang berjiwa muda bangkitlah dan mulai berdiri!
Kita bermental PANCASILA bukan mental yang bisanya mengkeruk habis uang negara. Siapa lagi kalau bukan kita wahai jiwa muda. Kita bangkit dan tunjukkan pada dunia kalau kita INDONESIA.

#salam perdamaian



KAMU

Adalah diri sendiri.
Adalah apa adanya kamu.
Adalah kamu beridiri di atas kaki mu sendiri.
Kamu adalah orang yang mengerti kamu
Kamu adalah orang yang memahami mu.
Lakukanlah apa yang kamu mau. Jangan batasi kehendak mu karena kamu adalah kamu.
Mulailah menyadari kamu, karena kamu adalah orang yang hebat. Hebat dalam berpikir, bertindak, dan bertingkah laku.
Setiap orang punya masa lalu termasuk kamu. Masa itu adalah pembelajaran bukan hinaan. Walaupun memang hina.
Siapa yang hina?
Manusia tidak pantas mengatakan hina. Karena tidak ada manusia yang sempurna.
Adalah diri sendiri
Mulailah menata kembali. Lakukan yang terbaik dalam hidup mu, karir mu, pekerjaan mu, dan studi mu. Karena kamu harus berdiri di atas kaki mu sendiri.

Adalah apa adanya kamu.
Ini jalan mu dan ini hidup mu. Siapa mereka? Tidak usah hiraukan mereka. Karena terkadang mereka hanya sekedar tahu saja tidak akan pernah memahami kamu sepenuhnya.
Mulai lah berdamai dengan dirimu. Lihat lah kamu!
Kamu terlahir bukan karena takdir Tuhan mu saja. Tapi karena ada banyak orang yang suatu saat akan membutuhkan mu. Percayalah tidak ada yang sia-sia di dunia ini. Selama kita yakin pada ketetapan-Nya pasti ada jalan yang kita tidak sangka sebelumnya.

#salam perdamaian