Galau
itu wajar. Apalagi gara-gara cinta. Yang gak wajar itu galau lanjut bunuh diri.
Sumpah loe nggak lucu gara-gara loe galau harus mengakhiri hidup loe. Mending loe cari yang baru lagi! Siapa tahu dia yang Tuhan ciptakan buat loe.
Sebenarnya gampang banget kalau loe pengen lupain seseorang yang udah dengan
sengaja mutusin loe tanpa sebab, ninggalin loe cuma karena ada yang baru, atau yang lebih
sadisnya lagi nikah tiba-tiba dengan satu alasan klasik yaitu "dijodohin mama sama papah". tau nggak? itu tuh kayak susu yang udah didemin seminggu. Basi!
Syarat buat luapainnya cuma satu aja kok, gampang banget.
Daripada loe bunuh diri terus masuk neraka. 2016 Men gak musim yang namanya gagal bercinta lanjut bunuh diri. Sederhana aja kok, loe tau diri aja! Mungkin loe
kurang kece? (Ambil cermin dan lempar.) “Kenapa wajah gue kaya gini?”
perbanyak bersyukur ! :D
Tuhan itu maha adil.
Salah banget kalau ada
orang yang bilang "Kenapa Tuhan tidak adil?". hey! bangun dari tidur loe! yang Tuhan inginkan dari loe
itu adalah biar loe menadahkan tangan dan meminta kepada-Nya. Apa salahnya loe
luangkan waktu sejenak, terus loe minta apa yang loe mau. Gratis lagi. (konsultan sama psikolog mahal).
Kenapa
Tuhan itu memberikan wajah loe pas-pasan?
Karena dia tahu kalau loe cocok
dengan wajah jelek loe. :D
Kadang gue juga ngerasa kalau gue itu orang paling
jelek. Sumpah gue pernah ngerasain hal seperti itu. Akhirnya gue berpikir
kembali dan mencoba merenungkannya, setelah sekian menit gue renungkan emang bener,
kalau dibandingkan dengan Afgan yah jelas gue paling jelek. Ngga lah itu hanya kidding (pake inggris biar kekinian). padahal taunya cuma itu doang. :D
Syukuri aja apa yang telah Tuhan kasih buat hidup loe. Dunia ini terlalu indah jika hanya memikirkan hal-hal yang tidak penting.
Ganteng, jelek, dan cantik semua itu bukanlah suatu persoalan, karena kualitas cinta seseorang hanya bisa diukur dari seberapa takwanya dia kepada Tuhannya.
Terimalah dia bukan karena dia
Sayangilah dia bukan karena dia
Pahamilah dia bukan karena dia
Terimalah, sayangi, dan pahamilah dia sebagai pelengkap hidup mu kelak dalam menggapai ridho-Nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar